"Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk neraka jahanam banyak dari jin dan manusia yang mempunyai hati (tetapi) tidak mahu memahami dengannya (ayat-ayat Allah), dan yang mempunyai mata (tetapi) tidak mahu melihat dengannya (bukti keesaan Allah) dan yang mempunyai telinga (tetapi) tidak mahu mendengar dengannya (ajaran dan nasihat); mereka itu seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi; mereka itulah orang-orang yang lalai.
— Abdullah Muhammad Basmeih"
Ada hati tetapi tidak mahu faham.
Ada mata tidak mahu melihat.
Ada telinga, tidak mahu dengar.
Tidak perlu perkataan dalam kurungan sebab itu semua ada lah tambahan.
Ini di tujukan kepada semua orang. Bukan ulama sahaja sebab semua orang ada hati, mata dan telinga sendiri. Buat apa bergantung kepada ulama sahaja?
Adakah kita boleh bergantung kepada ulama atau guru sahaja 100% dengan ayat ini? Sebab itu guna hati dan otak kamu untuk berfikir dan membuat keputusan. Kalau tidak kamu akan menjadi seperti binatang ternakan seperti lembu lah. Terjadi sebab lalai, namun ini tetap dosa besar.
Demikian juga ulama ulama yang menggunakan guru terdahulu sebagai hujah dan alasan mereka sebab konon guru guru ini terbukti dengan kebijaksanaan dan kejujuran mereka. Ayat ini jelas, memerintah semua orang menggunakan pancaindera mereka untuk menilai.
Apa lagi di tambah dengan ayat quran yang mengatakan bahawa tiada hadis/sunnah/hakim selain quran. Surah Yasin juga sebut, quran bukan syair,/lagu tetapi pedoman.
Awas dengan ulama anjing berliur seperti yang di nyatakan dalam 7:Al-Araf 176. Mendustakan/membohongi ayat quran.
Oleh sebab ayat 179 ini hampir dengan ayat 176, boleh di tafsirkan yang ayat ini menunjukkan ayat quran sahaja, tetapi di larang menambah apa apa patah perkataan dalam quran. Lebih baik jadikan pedoman sahaja, dengan menggunakan dua dua tafsiran.
Tafsiran kedua untuk semua keadaan. Sebab itu ulama yang melarang orang Islam menggunakan akal telah berdusta.
7:Al-Araf 179
Indeed, We have destined many jinn and humans for Hell. They have hearts they do not understand with, eyes they do not see with, and ears they do not hear with. They are like cattle. In fact, they are even less guided! Such ˹people˺ are ˹entirely˺ heedless.
— Dr. Mustafa Khattab, The Clear Quran
And We have certainly created for Hell many of the jinn and mankind. They have hearts with which they do not understand, they have eyes with which they do not see, and they have ears with which they do not hear. Those are like livestock; rather, they are more astray.1 It is they who are the heedless.
— Saheeh International
Surely We have created for Hell a lot of people from among Jinn and mankind. They have hearts wherewith they do not understand, eyes wherewith they do not see, and ears wherewith they do not hear. They are like cattle. Rather, they are much more astray. They are the heedless.
— T. Usmani
We have created many jinn and people who are destined for Hell, with hearts they do not use for comprehension, eyes they do not use for sight, ears they do not use for hearing. They are like cattle, no, even further astray: these are the ones who are entirely heedless.
— M.A.S. Abdel Haleem
And certainly We have created for Hell many of the jinn and mankind;1 they have hearts with which they fail to understand; and they have eyes with which they fail to see; and they have ears with which they fail to hear. They are like cattle - indeed, even more astray. Such are utterly heedless.
— A. Maududi (Tafhim commentary)
Already have We urged unto hell many of the jinn and humankind, having hearts wherewith they understand not, and having eyes wherewith they see not, and having ears wherewith they hear not. These are as the cattle - nay, but they are worse! These are the neglectful.
— M. Pickthall
Many are the Jinns and men we have made for Hell: They have hearts wherewith they understand not, eyes wherewith they see not, and ears wherewith they hear not. They are like cattle,- nay more misguided: for they are heedless (of warning).
— A. Yusuf Ali
Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk neraka jahanam banyak dari jin dan manusia yang mempunyai hati (tetapi) tidak mahu memahami dengannya (ayat-ayat Allah), dan yang mempunyai mata (tetapi) tidak mahu melihat dengannya (bukti keesaan Allah) dan yang mempunyai telinga (tetapi) tidak mahu mendengar dengannya (ajaran dan nasihat); mereka itu seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi; mereka itulah orang-orang yang lalai.
— Abdullah Muhammad Basmeih
Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahanam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah), dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.
— King Fahad Quran Complex
Dan Sungguh, akan Kami isi neraka Jahanam banyak dari kalangan jin dan manusia. Mereka memiliki hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka memiliki mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengarkan (ayat-ayat Allah). Mereka seperti hewan ternak, bahkan lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lengah.
— Indonesian Islamic affairs ministry
Dan sungguh, telah Kami ciptakan isi neraka Jahannam banyak dari kalangan jin dan manusia. Mereka memiliki hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka memiliki mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengarkan (ayat-ayat Allah). Mereka seperti hewan ternak, bahkan lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lengah.
— The Sabiq company
Comments
Post a Comment